Minggu, 02 Agustus 2015

Apa kabar iman hari ini ?

Apa kabar iman hari ini?

Jangan kau biarkan ia layu melemah. menurun hari demi hari. Karenanya lah hati kita masih berdiri dalam cinta-Nya.

Jangan kau biarkan ia layu melemah. menipis hari demi hari. Karenanyalah kita masih berbaik hati.

Jangan kau biarkan ia layu melemah. tergerus hari demi hari. Karenanyalah kita masih punya keikhlasan.

Tanpanya yang kita miliki hanyalah keputus asaan atas rahmat-Nya.

Tanpanya yang kita miliki hanyalah dosa yang tak mungkin kita sesali.

Kuatkan iman dengan tidak bergeser sedikitpun dari Allah. Kuatkan iman dengan berteman dengan orang orang yang dekat dengan Allah. Kuatkan iman dengan berbuat baik.

Karena iman ibarat pohon. Jika kau tidak siram ia dengan kebaikan, maka ia akan layu dan mati. Na'udzubillah.

Ya Allah berikanlah kami keteguhan iman
.
.
Sumber @ayhumaeni

Sabtu, 01 Agustus 2015

Mengapa sabar dan sholat sebagai penolong ?

MENGAPA SABAR & SHOLAT SEBAGAI PENOLONG?
.
Karena sabar merupakan poros, sekaligus inti & asas segala macam kemuliaan Akhlak.

MISALNYA:
* Syukur,
Adalah bentuk kesabaran untuk tidak mengingkari Nikmat dari Allah SWT. .
.
* Qana'ah (merasa cukup dengan apa yang ada),
Adalah sabar menahan diri dari angan-angan dan keserakahan. .
.
* dan byk akhlak lain nya, semuanya bersumbu pd kesabaran.

secara psikologis kita bisa memaknai kesabaran sebagai suatu kemampuan u/ menerima, mengelola&menyikapi kenyataan.
Jadi sabar: Upaya menahan diri dlm melakukan sesuatu/ tidak melakukan sesuatu untuk mencapai Ridho Allah SWT.
Maka orang yg sabar: Orang yg mampu menempatkan diri & bersikap optimal dlm setiap keadaan.

Sedangkan SHOLAT: Ibadah yg memadukan pikir, gerak & rasa.
Ketiganya terpadu secara serasi, selaras & saling melengkapi.

Dalam sholat yg khusyu akan menghasilkan jiwa yg bersifat MUTHMA'INNAH.
Orang yg memiliki jiwa muthma'innah inilah yg pada akhirnya akan mampu mengaplikasikan nilai2 sholat dlm keseharian. .
.
''Prakteknya tercermin dlm sikap penuh syukur, pemaaf, lemah lembut, penyayang, tawaqal, qana'ah, menjaga izzah & iffah,, istiqomah, dsb.
Dengan kata lain, orang yg sholat nya baik dalam hidupnya akan dipenuhi sifat sabar yg tercermin dlm tingginya Akhlak dalam kehidupan sehari-hari...
.
.
Karena itulah Rosulullah, para sahabat & orang2 shaleh menjadikan sholat sebagai istirahat, sarana pelajaran, media pembangkit energi, sumber kekuatan, & pemadu untuk meraih kemenangan. .
.
Memang sholat yg baik akan menghasilkan kemampuan bersabar.
Sebaliknya kesabaran yg baik akan menghasilkan sholat yg berkualitas.
Yaitu terjadinya dialog dgn Allah SWT sehingga melahirkan kenikmatan& ketenangan yg tak terhingga dihati.

Barang siapa yg mampu merasakan Nikmatnya berdialog dgn Allah SWT di dlm sholatnya, maka niscaya Allah SWT akan membuka lebar2pintu pertolongan-Nya.
''Sudahkah Sholat kita demikian..??.
.
Oleh karena itu, mari kita berusaha menegakan sholat dan mewarnai kehidupan kita penuh kesabaran, agar pintu pertolongan senantiasa terbuka lebar untuk kita... Aamiin... Semoga bermanfaat ^^
.
.
Sumber @islamkitaindah

Repost : teladan rasul @LINE

Kisah inspiratif sahabat shalihah

Hijrahku.. Kolaborasi @duniajilbab dengan @LisaaaSL
Sungguh hidayah itu menyentuhku,menyentuh seorang akhwat yg lebih sering melanggar daripada menjalankan perintahNya.
#
Kumulai hijrahku dgn menyempurnakan sholat wajibku, kemudian menutup aurat, lalu perlahan aku menyempurnakan hijabku sesuai dengan perintahNya, berhijab syar'i!
Aku tak ingin lagi melanggar.. aku ingin belajar.. aku ingin taat.. itulah yg ada dipikiranku saat itu.
#
Takut? Iya saat itu banyak ketakutan yg terbayang, aku takut kehilangan teman, aku takut bilang aneh, aku takut pakaian lamaku tak bisa lagi kupakai, aku takut akan komentar orang lain dan masih banyak lagi.. TAPI aku sadar bahwa ketakutan itu hanyalah rasa takut akan hilangnya nikmat dunia yg fana ini dari sisiku..
#
JAUH dari itu.. Aku lebih TAKUT hidayah itu takkan lagi kudapati..
Aku TAKUT akan adzab dari Tuhanku karena aku sadar, aku tidak bisa berpura-pura.. dosa yang menyelimutiku sungguh tak terhitung.
#
Tapi itulah Allah, sungguh pertolonganNya sangat dekat.. ia menjawab ketakutanku dengan petunjukNya.. ia menjawab kebingunganku dgn mempertemukanku dengan orang-orang yg satu tujuan denganku.
#
Dan diproses inilah kudapati nikmat hidup yang sesungguhnya.. kudapati perubahan yang positif.. dan rasa takut akan kehilangan teman dan nikmat dunia lainnya ternyata hanya sebatas ketakutan saja, aku malah makin mencintai dan dicintai sahabat-sahabatku, pakaian lamaku? Tak lagi ku pandang, tak lagi kusentuh .. dan dunia terasa ada digenggamanku, kulewati semuanya dgn mudah krn kuyakini setiap apa yg ada didunia hanyalah sementara.. sesekali aku jatuh, tp kembali lg aku bangkit karena aku manusia, aku hambaNya yg masih diberi nikmat kehidupan untuk terus beribadah dan berjuang dijalanNya.. Hijrahku terbilang cepat dan nekat, karena aku sadar waktu di dunia sangatlah singkat.
#
Aku ingin taat makanya aku perlu belajar.
Aku ingin selamat makanya aku tak gentar.
#
Dan sampai sekarangpun aku masih TAKUT.. Takut kepada Allah.. takut ibadahku tidak diterima, takut kelak Ia tidak ingin melihatku, takut Ia melaknatku, takut Ia jauh dariku. Karena itulah kuwajibkan diri utk terus belajar taat dan istiqomah dijalanNya.

#duniajilbab

Sumber : dunia jilbab @ LINE

Kisah inspiratif sahabat shalihah

Hijrahku.. Kolaborasi @duniajilbab dengan @LisaaaSL
Sungguh hidayah itu menyentuhku,menyentuh seorang akhwat yg lebih sering melanggar daripada menjalankan perintahNya.
#
Kumulai hijrahku dgn menyempurnakan sholat wajibku, kemudian menutup aurat, lalu perlahan aku menyempurnakan hijabku sesuai dengan perintahNya, berhijab syar'i!
Aku tak ingin lagi melanggar.. aku ingin belajar.. aku ingin taat.. itulah yg ada dipikiranku saat itu.
#
Takut? Iya saat itu banyak ketakutan yg terbayang, aku takut kehilangan teman, aku takut bilang aneh, aku takut pakaian lamaku tak bisa lagi kupakai, aku takut akan komentar orang lain dan masih banyak lagi.. TAPI aku sadar bahwa ketakutan itu hanyalah rasa takut akan hilangnya nikmat dunia yg fana ini dari sisiku..
#
JAUH dari itu.. Aku lebih TAKUT hidayah itu takkan lagi kudapati..
Aku TAKUT akan adzab dari Tuhanku karena aku sadar, aku tidak bisa berpura-pura.. dosa yang menyelimutiku sungguh tak terhitung.
#
Tapi itulah Allah, sungguh pertolonganNya sangat dekat.. ia menjawab ketakutanku dengan petunjukNya.. ia menjawab kebingunganku dgn mempertemukanku dengan orang-orang yg satu tujuan denganku.
#
Dan diproses inilah kudapati nikmat hidup yang sesungguhnya.. kudapati perubahan yang positif.. dan rasa takut akan kehilangan teman dan nikmat dunia lainnya ternyata hanya sebatas ketakutan saja, aku malah makin mencintai dan dicintai sahabat-sahabatku, pakaian lamaku? Tak lagi ku pandang, tak lagi kusentuh .. dan dunia terasa ada digenggamanku, kulewati semuanya dgn mudah krn kuyakini setiap apa yg ada didunia hanyalah sementara.. sesekali aku jatuh, tp kembali lg aku bangkit karena aku manusia, aku hambaNya yg masih diberi nikmat kehidupan untuk terus beribadah dan berjuang dijalanNya.. Hijrahku terbilang cepat dan nekat, karena aku sadar waktu di dunia sangatlah singkat.
#
Aku ingin taat makanya aku perlu belajar.
Aku ingin selamat makanya aku tak gentar.
#
Dan sampai sekarangpun aku masih TAKUT.. Takut kepada Allah.. takut ibadahku tidak diterima, takut kelak Ia tidak ingin melihatku, takut Ia melaknatku, takut Ia jauh dariku. Karena itulah kuwajibkan diri utk terus belajar taat dan istiqomah dijalanNya.

#duniajilbab

Sumber : dunia jilbab @ LINE

Berhijab yuk ukhti

・・・
10 Alasan menunda berhijab

1. BELUM SIAP
alasan : “takut nanti kaya jalur puncak dibuka tutup" 
jawaban : berhijab itu KEWAJIBAN, coba deh dicek lagi al-qurannya…siap atau engga harus siap, justru siap itu datang setelah kita mau memulai.

2. NUNGGU HATINYA BAIK
alasan : “daripada berhijab tapi hatinya buruk, mending perbaiki hatinya dulu”
jawaban : “banyak muslimah berhijab yg hatinya baik, kenapa ngga meneladani mereka? berhijab yuk sambil trus perbaiki diri, yg berhijab belum tentu hatinya baik, tapi yg hatinya baik pasti mau berhijab.

3. BELUM TAU HUKUMNYA
alasan : “ngga tau kalau hijab itu wajib”
jawaban : “perintah berhijab ada di alquran surat Annur ayat 31 dan Alahzab ayat 59, coba deh dicek alqurannya jangan jadi pajangan aja.

4. NGGA BOLEH SAMA ORANG TUA
alasan : “kata orang tua sih islamnya yang biasa-biasa”
jawaban : “ngga ada islam yg biasa dan islam yang luar biasa, hanya ada satu islam yaitu islam yg sesuai dengan tuntunan AL-QURAN dan SUNNAH”

5. SUSAH DAPET KERJA
alasan : “biasanya pekerjaan tertentu ngga bolehin pake hijab”
jawaban : “Allah maha pemberi rizki ketika meninggalkan sesuatu demi menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslimah Allah akan memberikan gantinya yg terbaik, daripada dapet uang tapi dosa….hayoo :D

6. NGGA MODIS
alasan : “kan gaya hijab gitu gitu aja nanti jadi kam-seu-upay”
jawaban : “hijabkan untuk menjaga kemuliaan muslimah, dengan hijab kita memelihara rasa malu, dibalik hijab ada pesona, cantiknya muslimah ada pada kesederhanaannya”

7. SUSAH DAPET JODOH
alasan : “cowo-cowo ganteng itukan maunya cewe yg seksi”
jawaban : “mau dapet pria yg beriman kan? pria yg beriman pasti milihnya yg berhijab.

8. NGGA COCOK
alasan : “soalnya gemuk, nanti kalau berhijab keliatan tambah gemuk”
jawaban : “penilaian manusia ngga akan ada abisnya, penilaian Allah diatas segalanya.

9. GERAH ! PANAS!
alasan : “panas, hijab syar'i kan panjang panjang, pasti gerah”
jawaban : “kalau kalian tau api neraka itu lebih panas, itu kata Allah disurat At-taubah ayat 81”

10. BELUM DAPET HIDAYAH
alasan : “belum dikasih hidayah sama Allah”
jawaban : hidayah itu dijemput bukan ditunggu.
Oleh : ukhtisally
Kontribusi oleh @inspiring_muslimah

Karena berhijab tanda cinta Allah kepada setiap muslimah (; selamat pagi sahabat shalihat

Jumat, 31 Juli 2015

Menutup aib saudaramu

Zaman ini, bergunjing, ghibah membicarakan aib, cacat, atau cela yang ada pada orang lain baik yang dikenal maupun yang tidak dikenal sudah bukan dianggap sebagai perkara yang besar, bahkan sudah terbilang remeh, ringan dan begitu gampang meluncur dari lisan dan tulisan dengan tidak terkendali lagi terlebih dalam era banyaknya media sosial di kalangan kita. 

Ketika asyik dan nikmat membicarakan kekurangan orang lain seakan lupa dengan kekurangan diri sendiri. Seolah diri sendiri sempurna tiada cacat dan cela. Ibarat kata pepatah, “Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tiada tampak.” 

Maka perhatikanlah hadits, 
“Tidaklah seorang hamba menutup aib hamba lainnya di dunia melainkan Allah akan menutup aibnya di hari kiamat kelak" ” (HR. Muslim no. 2590)

Yang perlu diingat, diri kita ini penuh dengan kekurangan, aib, cacat, dan cela. Maka sibukkan diri ini untuk memeriksa dan menghitung aib sendiri, niscaya hal itu sudah menghabiskan waktu tanpa sempat memikirkan dan mencari tahu aib orang lain. 

Sumber : berdakwah @ LINE

Bertasbihlah pada Pagi dan Petang

Aku melihat matahari terbit
dan tak satupun makhluk mampu melakukannya.

Aku menghirup udara untuk bernafas
dan tak satupun makhluk mampu menciptakan.

Aku merasakan angin pagi berhembus dan tak satupun makhluk mampu membuatnya.

Aku merasakan hangatnya sinar mentari dan tak satupun makhluk mampu menyinarinya.

Aku melihat jutaan burung mendapat makanannya dan tak satupun makhluk mampu memberikannya.

Dan aku sadar. Hanya Kau lah yang mampu melakukan semua itu.

Menerbitkan dan menenggelamkan matahari.

Memberi jutaan makhluk udara untuk bernafas.

Menghembuskan angin dipagi hari.

Menyinari sebagian bumi tanpa terbakar.

Memberi makan jutaan burung.

Sungguh, Kau pantas mendapatkan pujian dan pujaan tanpa henti. Baik pagi ataupun petang.

Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaaha illa Allah, Allahu akbar.

.
..sumber @ayhumaeni

Dakwah islam @ LINE